Selasa, 24 Oktober 2017

"SkenarioMu"


SkenarioMu begitu indah
... dan tak pernah kusesali apa yang sudah terjadi padaku selama ini
Tak ada kata andai aku, andai aku, andaikan aku...
Andaikan dia, andaikan mereka...
Semua sudah diaturNya
Saat ini yang bisa kulakukan hanya bersabar dan bersyukur atas nikmat yang diberikanNya
Tetap bersimpuh di hadapanNya
Mengadu kepadaNya atas segala dosa dan kekurangan
Memohon rahmat dan ampunanNya
Sungguh baikNya, beruntung aku mampu meraih kebaikan yang tak berkesudahan...

Jumat, 29 September 2017

"Doa dan Harapanku Sepuluh Tahun Pertama Pernikahanku"

Sudah sepuluh tahun lamanya kau menjadi imam dalam hidupku. Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kita. Aku selalu berdoa supaya Allah senantiasa melindugi dan menjaga kita dalam cinta, tetap mengutuhkan keimanan dan ketakwaan kita, dan menjadikan kita bahagia di dunia sampai ajal memisahkan sampai kelak dipertemukan lagi di surgaNya. Semoga keberkahan selalu menyertai rumah tangga kita, amin...

Sepuluh tahun lalu kau ucapkan janji suci untuk mengharap ridho Illahi, seiring waktu sampai detik ini banyak yang sudah kita lewati bersama, suka maupun duka kita rasakan bersama. Sepanjang waktu mungkin aku belum bisa menjadi istri yang sempurna di matamu, namun dengan datangnya hari ini kita bisa memperbaiki diri, saling melengkapi dan menggenapi serta saling mengingatkan jika ada kekhilafan.

Hari ini adalah hari yang spesial hari ulang tahun pernikahan kita, kuucapkan terimakasih atas cinta dan sayangmu kepadaku juga anak-anakku. Perjalanan kita masih panjang dan mungkin masih berliku. Semoga kita tetap dalam lindunganNya, amin...

Ya Allah... Terimakasih telah mempertemukanku dengannya, aku memohonMu jadikanlah dia suami yang senantiasa mampu membimbingku ke jalanMu... Jadikanlah suamiku yang lebih baik dari tahun-tahun yang sudah terlewati.

Rabu, 27 September 2017

"Menangis"

Menangis...
Aku ingin menangis lepas
Menangis keras
Menangis...

Menangis...
Menangis terus
Menangis...

Menangis...
Aku ingin menangis...
Menangis...
Meluapkan kemarahanku
Meluapkan emosiku
Meluapkan rasa sedihku
Meluapkan rasa penyesalanku
Menangis...

Aku ingin menangis
Menangis...
Menangis...
Menangis...

Aku sedang menangis
Menangis...
Menangis...
Menangis...

Menangis karena malu menghadapMu
Ampuni aku...
"Ikhlas"

Kalian boleh menghinaku sekarang
Kalian boleh menertawakanku sekarang
Sepuasnya...
Kalian boleh meremehkanku sekarang
Kalian boleh membullyku sekarang
Sepuasnya...
Silahkan saja!

Aku ikhlas menerimanya
Aku ikhlas menjalaninya
Aku yakin akan ada imbalan tersendiri atas ketabahanku

Iya... sakit hati memang kurasakan
tapi itu tidak akan pernah kujadikan beban dalam hidupku
tidak akan pernah mempengaruhiku untuk terus maju
tidak akan pernah menghambatku untuk berkembang
Justru karena itu kujadikan sebagai pemicu semangatku
Karena itu akan kutunjukkan bahwa aku sama kuatnya dengan kalian
Karena itu akan kubuktikan bahwa aku jauh lebih berhasil dari kalian

Kamis, 14 September 2017

"Entahlah..."

Entahlah apa yang kini kurasa
Aku tahu betul dalam hidupku...
Mana yang indah dan mana yang tidak indah
Entahlah apa yang kini kurasa
Saat ini aku bingung membedakan mana yang indah dan mana yang tidak indah
Entahlah...

"Tetap Seperti Ini"


Tetaplah aku menjadi yang seperti ini dengan segala keterbatasanku,
tetaplah aku menjadi yang seperti ini dengan segala yang ada dalam diriku, karena dalam sadarku, dalam mimpiku, dan dalam hatiku yang menyelimuti...
tetaplah aku menjadi yang seperti ini, sampai kapanpun aku akan tetap seperti ini...

Rabu, 13 September 2017

"Setia Menunggu"

Merasa lelah itu sering
Tapi apa daya jiwa raga ini
Hanya diam terpaku memandangi putarnya jarum jam
Detik demi detik begitu cepat berlalu
Hingga hari demi hari telah terlewati
Sampai pergantian bulan pun belum juga kunjung kabar kepastian
Haruskah setia menunggu?
Menunggu...
Iya Jawabannya "menunggu"
Menunggumu untuk kebahagianku

Senin, 11 September 2017

 "Aku Bukan Siapa-Siapa"

Saat ini aku bagaikan matahari tak bersinar,
bagaikan rembulan tak bercahaya,
bagaikan angin tak berhembus,
karena saat ini aku bukan siapa-siapa
Bukannya apa-apa...
Aku ini hanya manusia, manusia tetaplah manusia!
Yang kadang merasa tidak bisa melakukan apa-apa, merasa tidak berharga, bahkan terkadang merasa di atas dan di bawah
Rasa inilah membuatku begitu memberatkan, menurunkan semangat dan percaya diriku sampai titik terendah
Aku sadar menyikapinya dengan bijak
Justru rasa itu memberikanku ruang untuk bangkit lebih baik lagi, tapi saat ini aku merasa "aku bukan siapa-siapa"